Kode ‘Rahasia’ Yang Ditekan di Meteran Listrik Anda, Bisa menjadi Acuan Anda Untuk Berhemat

Mungkin beberapa di antara Anda menggunakan meteran listrik prabayar untuk sambungan di rumah.

Pada meteran dari PT PLN (Persero) itu terdapat sejumlah tombol karena menggunakan token.

Dan, inilah yang membedakannya dengan meteran konvensional.

Tombol itu biasanya ditekan ketika ingin mengisi ulang daya agar listrik bisa “nyala” lagi.

Selain itu, ternyata tombol-tombol tersebut punya fungsi lain yang dapat membantu Anda mengoptimalkan fungsi meteran.

Apa saja fungsinya?

Silakan tekan kode berikut sesuai diinginkan, sebagaimana petunjuk diperoleh darippobbanksyariahbukopin.com.

Inagt, beda merek meteran makan akan beda kode tombol ditekan.

Merek -> Kode -> Tombol -> Keterangan

ITRON -> 00 -> Enter -> Restart meter [jika ada GAGAL / Periksa]

ITRON -> 03 -> Enter -> Total kWH listrik yang telah lalu

ITRON -> 07 -> Enter -> Batas kWH

ITRON -> 09 -> Enter -> Daya yang digunakan

ITRON -> 41 -> Enter -> Voltase listrik

ITRON -> 44 -> Enter -> Ampere yang sedang terpakai

ITRON -> 47 -> Enter -> Daya yang sedang terpakai

ITRON -> 54 -> Enter -> Kode TOKEN terakhir

ITRON -> 59 -> Enter -> Jumlah kWH pengisian terakhir

ITRON -> 69 -> Enter -> Counter jumlah berapa kali mati

ITRON -> 75 -> Enter -> Cek ID meter PLN prabayar

ITRON -> 79 -> Enter -> Cek batas minimal alarm

ITRON -> 456xx -> Enter -> Merubah batas minimal alarm misal 45605 untuk 5kWH

ITRON -> 78 -> Enter -> Cek delay alarm dalam menit

ITRON -> 123xx -> Enter -> Merubah delay alarm misal 12310 untuk 10 menit

ITRON -> 90 -> Enter -> Mematikan lampu LED

HEXING -> 800 -> Accept -> Restart meter [jika ada CANCEL / STL]

HEXING -> 851 -> Accept -> Total kWH listrik yang telah lalu

HEXING -> 807 -> Accept -> Voltase listrik

HEXING -> 808 -> Accept -> Ampere yang sedang terpakai

HEXING -> 814 -> Accept -> Daya yang sedang terpakai

HEXING -> 852 -> Accept -> Kode TOKEN terakhir

HEXING -> 817 -> Accept -> Jumlah kWH pengisian terakhir

HEXING -> 809 -> Accept -> Counter jumlah berapa kali mati

HEXING -> 804 -> Accept -> Cek ID Meter PLN prabayar

HEXING -> 812 -> Accept -> Mematikan alarm batas kWH

HEXING -> 801 -> Accept -> Cek SISA kWH

HEXING -> 815 -> Accept -> Tanggal pengisian terakhir

Conlog -> #1# -> Daya rata-rata yang digunakan

Conlog -> #2# -> Jumlah kWH pemakaian terakhir

Conlog -> #3# -> ??

Conlog -> #4# -> ??

Conlog -> #5# -> ??

Conlog -> #6# ->Jumlah kWH yang dimasukkan terakhir

Conlog -> #7# -> ??

Conlog -> #11# -> Cek Token terakhir

Glomet -> 37 -> Enter -> Cek sisa kWH

Glomet -> 38 -> Enter -> Total kWH listrik yang telah lalu

Glomet -> 41 -> Enter -> Voltase listrik

Glomet -> 47 -> Enter -> Daya yang sedang terpakai

Glomet -> 54 -> Enter -> Kode TOKEN terakhir

Glomet -> 59 -> Enter -> Jumlah kWH pengisian terakhir

Glomet -> 75 -> Enter -> Cek ID Meter PLN prabayar

Glomet -> 79 -> Enter -> Cek batas minimal alarm

STAR -> 07 -> Enter -> Cek SISA kWH

STAR -> 12 -> Enter -> Cek batas minimal alarm

STAR -> 37 -> Enter -> Cek delay alarm dalam menit

STAR65 -> Enter -> Cek ID meter listrik prabayar

STAR76 -> Enter -> Jumlah kWH pengisian terakhir

Loading...
loading...

Leave a Comment