Curhatan Seorang Ibu yang Bayinya Alami Hal Menyakitkan Karena Ketidakpedulian Orang-Orang

Ketidakpedulian orang-orang akan sekitarnya bisa berakibat fatal. Mungkin bagi orang-orang tersebut perbuatan yang dilakukannya hanyalah sepele, namun bagi orang lain bisa membahayakan jiwa. 
 
Merokok misalnya. Lagi-lagi asap rokok memakan korban bayi yang tak bersalah, apakah sesusah itu untuk seorang bayi menghirup udara segar?

"Ngerokok atau nggak ngerokok, toh juga semua bakal mati," celetuk salah seorang netizen yang merupakan perokok aktif.

Well, asap rokok itu bukan tentang mati atau akan hidup selamanya guys.  Ada saat dimana asapmu itu menganggu orang lain, entah orang yang tak kamu kenal maupun orang yang kamu sayang.  Tahukah kamu kalau asap rokok yang dihirup perokok pasif itu ternyata lebih berbahaya daripada rokok yang kamu hisap?

Jangan sampai asap rokokmu bukan membunuhmu tapi malah membunuh orang-orang disekitarmu apalagi orang-orang yang kamu sayang, istrimu, anakmu atau keluargamu. Sudah banyak cerita terkait korban bayi yang terpaksa paru-parunya mengalami masalah karena asap rokok.

Bayangkan saja, asap rokok ditemukan di paru-parunya, apa iya bayi ngemut batang rokok?

Jelas tidak! Asap rokok yang terhirup oleh bayi adalah asap rokok sisa yang dibuang oleh para perokok aktif!

Mungkin curhatan ibu bernama Rhei Tambunan melalui media sosial Facebook ini sedikit bisa menamparmu. Kalau kamu perokok, dan memiliki anak istri, agarknya mulai berpikir bahwa cinta kepada mereka bukan berupa ucapan, tapi tindakan untuk berhenti merokok dan membahayakan nyawa buah hati dan istrimu.

"Hai kamu, iya kamu! Para pecinta rokok! Dapet salam manis nih dari si kecil Zoe, Putri kami yg baru berusia 18 hari. .

Diawali dengan batuk pilek karena si Abang juga flu awalnya, lanjut ke sesak napas, muntah, demam, plus bapilnya td yg makin parah.

Berobat jalan 3 hari gak ada perkembangan, jadilah si kecil malam2, ujan2 diangkut ke Rumkit, ngejalanin banyak tes n pengobatan mulai dari infus (kebayang gak sih anak sekecil itu harus diinfus), tes darah yg lagi2 ngelibatin jarum (lu aja ngliat anak lu digigit nyamuk bisa mati2an ngejar tu nyamuk buat ditepok biar mati, lha ini?) tes gula, plus yg parahnya harus dirontgen malam itu juga.

Dan dari serangkaian perjuangan itu akhirnya jeng! Jeng! Keluarlah hasil bahwa si kecil positif BP atau bronchopnemonia atau kerennya infeksi paru-paru yg gak lain di paru-paru nya tu berisi lendir juga gak lupa ada asap, catet ya, asap!

Iya asap rokok gan! Lu cari tau dah apa itu BP, efeknya ke anak2 kecil apalagi bayi yg notabene imun nya gak sekuat orang dewasa, plus gejala-gejala yg timbul.

Jadi bisa kan lu bayangin anak lu haus pengen minum tapi gak bisa karena batuk, gitu berhasil minum eh dimuntahkan karena sesak n tersedak karena kurang bisa nghirup udara, bisa bayangin juga kan nutrisinya jadi darimana?

Ya nggak ada lah pakde!

Alhasil si anak tu kurus rus rus. Dan bayangin juga lagi ya para pecandu rokok yg ngakunya gak bisa lepas dari rokok, hanya untuk bernapas bro! Iya, hanya sekedar udara bersih anak sekecil itu harus nyari sampe ke rumah sakit!

Iya, nyari oksigen yg masih steril yg belum teracuni sama asap2 rokok kalian!

Harus 4 x 1 hari dibantu pake nebul buat ngencerin tu lendir dari parunya, harus lagi2 minum antibiotik dan obat-obatan yg gak seharusnya masuk ke badannya, belum lagi harus ngejalanin fisioterapi yg umumnya dijalanin sama orang-orang yg terkena stroke..

So, para ayah yg ngakunya cinta istri dan anak2, makan tuh cinta klo di kantongmu, di tasmu masih nyimpan rokok.

Gak penting bagi kami terbuai kata2 manis kalian that u really love us, it's a damn bullshit dear! Klo anak2 kalian, istri kalian, keluarga kalian masih bisa nyium aroma rokok di baju, tangan bahkan nafas kalian!

Gak penting bagi kami betapa merasa bersalahnya kalian ketika melihat anak istri kalian terbaring lemah melawan penyakit nya gara2 sebatang rokok kalian, kalau belum lu ceraikan tu cinta pertama kalian yg namanya udah di'filter' ato belum, itu artinya u don't care of us at all!

Please, jangan ada Zoe yg lain menunggu antrian ke Rumkit, masih banyak jutaan anak2 di luar sana yg pengen main bebas, ketawa2, tanpa harus terkontaminasi polusi dari asap rokok kalian.

Ketahuilah para ayah, kami sebagai istri dan anakmu ingin menghabiskan waktu hidup lama dan sehat bersama ayah. Because the more u love us the merrier we love u too.."

Postingan ini menjadi viral di media sosial Facebook, hingga tulisan ini dibuat, postingan tersebut telah dibagikan lebih dari 53 ribu shares.

Gimana guys kalau begini ceritanya, masih mau nyebut kalau "merokok atau nggak, semua juga akan mati"?

Semoga ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua ya. Dan ingat, jangan salahkan pabrik rokoknya, tapi perokoknya, kenapa masih mau beli?

Loading...
loading...

Leave a Comment