EDAN! Soal Sepele, Wanita Hamil Ini Dihajar Temannya Hingga Keguguran

Cintailah temanmu seadanya, bisa saja kelak dia akan menjadi musuhmu. Musuhilah musuhmu seadanya, bisa saja kelak dia menjadi temanmu.

Mungkin ungkapan itu cocok untuk kejadian yang menimpa Tika, warga Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara. Tika dikeroyok kedua temannya, yang menyebabkan dia mengalami pendarahan dan menyebabkan keguguran.

Pengeroyokan menimpa Tika (20), warga Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami pendarahan yang diduga sampai keguguran. Polisi kini telah menahan dua tersangka wanita pengeroyokan.

Dua tersangka adalah Rika (22), warga Langkapura, Kemiling, Bandar Lamupung; dan Detri (23), warga Jalan Urip Sumoharjo, Sukarame, Bandar Lampung. Kapolsek Kedaton Komisaris Sukandar mengatakan, pihaknya sudah menahan kedua tersangka.

Sukandar menduga korban mengalami keguguran akibat pengeroyokan tersebut. Hal ini didasarkan dari keterangan korban yang mengaku sudah tidak datang bulan sejak bulan November 2014.

Selain itu, tambah Sukandar, pada saat pengeroyokan terjadi, Tika mengalami pendarahan hebat. "Indikasinya korban mengalami keguguran. Namun untuk kepastiannya harus ditanyakan ke dokter yang menangani," papar dia kepada Tribun, Minggu (1/3/2015).

Peristiwa pengeroyokan ini dilatarbelakangi masalah utang piutang. Sukandar menerangkan, tersangka Rika adalah teman Tika. Rika memiliki utang sebesar Rp 600 ribu dengan Tika. Rika kemudian mengajak Tika bertemu di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung.

"Pada saat ketemuan itu Rika dan Detri langsung memukuli korban hingga korban terjatuh dan pingsan," papar Sukandar. Sukandar mengatakan, tersangka Rika bahkan sempat menyundut muka Tika memakai rokok.

Depe, salah satu saksi mata mengatakan, pada saat itu melihat ada dua perempuan mengeroyok satu perempuan. Depe menceritakan, korban sampai dinjak-injak oleh salah satu perempuan yang bertubuh tambun yang diketahui bernama Detri.

Bahkan perempuan lainnya yaitu Rika melempar korban memakai batu saat korban dalam keadaan terjatuh. Beruntung batu tidak mengenai korban. Depe mengatakan, ada bekas gigitan di tangan kanan korban dan bekas cakaran di wajah korban.

Pada saat itu, kata Depe, ia dan beberapa orang lainnya memisahkan pengeroyokan tersebut. Depe kemudian membawa korban ke pos satpam di dekat lokasi pengeroyokan. "Di pos satpam itu korban sempat muntah-muntah," kata dia.

Menurut Depe, salah satu perempuan yang bertubuh tambun pergi meninggalkan temannya dan korban. Alasannya, perempuan itu hanya mengantarkan Rika. Sedangkan Rika tetap berada di pos satpam bersama korban.

Tak berapa lama datang petugas Polsek Kedaton. Polisi langsung membawa Rika dan Tika ke kantor polisi. Dari keterangan para saksi, polisi kemudian mencari Detri. Sukandar mengatakan, petugas menangkap Detri di rumahnya.

 

Sumber: Tribunnews



Loading...
loading...

Leave a Comment