Hanya karena benda yang sering dihadiahkan ini, seorang bayi harus meregang nyawa

Sebagai orang tua tentu ingin memberikan banyak hal yang berharga untuk anak-anaknya. Tak ada yang salah memang, meskipun masih bayi, kadang orangtua sudah memberikan ini dan itu untuk buah hati tercintanya.
 
Namun, semua maksud baik orang tua itu tidak semua akan berbuah manis. Seperti yang baru-baru ini terjadi pada seorang bayi yang baru berusia satu tahun, ia meninggal dunia hanya karena memakai sebuah benda yang sangat sering digunakan oleh bayi-bayi yang baru lahir pada umumnya.
 
Kisah tragis ini bermula ketika ulang tahunnya, semua orang datang kerumahnya untuk merayakan hari kelahiran Bobby (nama bayi itu). Saat itu ia berusia tepat satu tahun. Ayah, ibu dan seluruh keluarganya membuat suasana rumah jadi ramai dan meriah. Bahkan merekapun memberikan banyak hadian untuk keponakan dan cucunya ini.
 
Nenek Bobby memberinya sebuah gelang perak yang memiliki lonceng. Ketika anaknya mendapatkan hadiah itu, orangtua Bobby pun langsung memakaikannya pada tangan si kecil.

Namun, keesokan harinya setelah acara itu usai, Bobby didapati ibunya tertidur pulas. Ia pun heran karena tak biasanya Bobby masih tidur di jam segitu. Ia pun memegang tangan anaknya itu, dan betapa terkejutnya ia saat mengetahui jika tangan Bobby sudah dingin dan tak bernafas lagi.
 
Orangtua Bobby pun langsung membawanya ke rumah sakit. Dokter memeriksanya dan menemukan ada bola besi kecil di dalam mulut bayi mungil ini. Rupanya, bola itu adalah lonceng yang ada pada gelang yang ia kenakan. Ibunya lupa melepaskan gelang itu saat Bobby tidur. Sehingga lonceng itupun ia makan dan membuatnya tersedak. Sehingga iapun kesulitan untuk bernafas dan akhirnya Bobby pun meninggal.

Penyesalan memang datang selalu terlambat. Ada baiknya peristiwa ini bisa menjadi peringatan bagi semua orang tua yang memiliki bayi untuk lebih hati-hati dalam mengawasi buah hatinya. Perhatikan segala hal bahkan sampai hal yang terkecilpun, karena segala sesuatu bisa saja mengancam nyawanya, seperti yang terjadi pada Bobby.

Loading...
loading...

Leave a Comment