Ibu Mertua Memarahinya Karena Masak Sarapan Terlalu Banyak, Siapa Sangka Perkataan Putranya Malah Membuatnya Malu

Hubungan ibu mertua dan menantu perempuan sering sekali tidak harmonis. Terkadang, sebaik apapun yang dilakukan menantu, pasti selalu salah di mata ibu mertua. Demikian sebaliknya, apapun yang dinasihatkan oleh ibu mertua selalu dianggap cerewet oleh menantu.

Berikut ini adalah kisah yang diambil dari cuplikan film pendek yang bisa menggambarkan ketidak harmonisan hubungan menantu dan mertua. Kisah ini menceritakan tentang kesedihan hati menantu perempuan yang selalu disalahkan ibu mertuanya. 

Di awal film dapat terlihat seorang menantu perempuan yang berparas cantik sedang menyiapkan sarapan pagi yang banyak di meja makan untuk menghargai kehadiran ibu mertuanya.

Ketika bibi rumah melihat makanan itu, ia langsung berkata padanya, “Nyonya tidak biasa makan pagi sebanyak ini. Beliau lebih suka minum teh dan harus menunggu sampai siang baru makan.”

Begitu mendengar hal itu, menantu perempuan berkata, “Loh, itu tidak baik untuk tubuh. Makan pagi itu yang paling penting.”

Tak disangka, perkataannya terdengar oleh ibu mertuanya yang baru turun tangga. Ibu mertua pun berkata, “Pagi makan sebanyak ini, kamu mau buat aku gemuk ya! Aku sudah tahu perempuan seperti kamu ini tidak ada niat baiknya. Sendirinya saja kurus begitu, tapi mau membuat orang lain gemuk!”

Menantu perempuan dengan cepat menjelaskan kembali, “Kalau pagi makan lebih banyak, siang dan malam tidak perlu makan banyak, dengan begitu tidak akan gemuk.”

Tapi, perkataannya malah membuat ibu mertua semakin marah dan emosi. Ia merasa menantunya sedang berprasangka padanya.

Setelah itu, ibu mertua memperingatkan menantunya bahwa jangan karena ia sudah menikah dengan putranya, jadi ia bisa berbuat seenaknya. Ia juga berkata, “Jika suatu saat putraku sudah bosan denganmu, dia juga akan memperlakukanmu seperti mainan!”

Ia pun menyuruh bibi untuk membuang semua makanan yang ada di meja.

Tapi, menantu perempuan masih berusaha menenangkan ibu mertua. Ia meminta tidak dibuang makanannya karena di dunia ini masih banyak orang yang kelaparan. Mendengar ini, ibu mertua semakin tidak senang dan berteriak di hadapan menantunya, “kamu pikir kamu siapa di rumah ini!”

Ketika bibi pembantu sedang bersiap menyingkirkan makanan di meja, tiba-tiba suaminya turun dan langsung memuji masakan istrinya, “kamu pintar masak sekali, aku jadi berselera makan. Kamu tau gak, ibuku masak air panas aja tidak bisa. Seumur hidupku, aku tidak pernah makan masakannya.”

Terakhir dia berkata, “Rumah ini sudah kehilangan banyak kehangatan!”

Perkataaan putranya ini membuat sang ibu mertua terdiam membisu. Rupanya sedari kecil putranya tidak pernah dimasakkan oleh ibunya dan ia tidak pernah menyadari hal itu.

Berikut cuplikannya:

Loading...
loading...

Leave a Comment