Inilah Dua Wanita Cantik Yang Diamankan Bareng Pilot Lion Air Saat Nyabu

Kapten pilot Lion Air berinisial MS yang diamankan pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) karena diduga tengah mengonsumsi narkoba berjenis sabu di sebuah hotel di Kupang, Nusa Tenggara Timur, adalah seorang pilot senior.

Dua wanita cantik ikut diamankan anggota Satnarkoba Polres Kupang Kota saat penangkapan pilot Lion Air, MS (48) di Hotel T-More Kupang, Senin (4/12/2017) malam.

Foto MS dan si wanita tersebut beredar dan diperoleh Pos-Kupang.com dari sumber terpercaya.
Keduanya difoto saat masih berada di kamar hotel tempat kejadian perkara.

MS memakai baju kaos oblong warna biru dengan bagian dada tertulis IRONMAIDEN, dipadu jeans. Memakai kaos lengan pendek membuat tato di lengan kirinya terekspose.

Pria kelahiran RT 005 RW 009 Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Areng, Tangerang ini merupakan pilot senior.

Saat ditangkap polisi mengamankan barang bukti shabu-shabu seberat 0,3 gram.
Setelah diamankan, MS dan si wanita digelandang ke Mapolres Kupang Kota.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Nugroho akan menggelar jumpa pers menjelaskan kasus penangkapan pilot Lion Air, Selasa (5/12/2017) sore.

"Penerbang yang diduga tersebut adalah pilot senior yang telah bekerja di Lion Air sejak tahun 2014," kata Corporate Communication Lion Air Group Ramaditya Handoko kepada Kompas.com, Selasa (5/12/2017).

Menurut Ramaditya, pilot berinisial MS tersebut memiliki catatan kesehatan. Setiap enam bulan sekali, manajemen Lion Air selalu melakukan tes kesehatan. Dalam kesehariannya, MS memiliki sikap dan perilaku yang baik.

"Pilot senior yang telah bekerja di Lion Air sejak tahun 2014 dan mempunyai catatan kesehatan, serta sikap dan prilaku yang baik," ujar Ramaditya.

Pilot senior Lion Air itu ditangkap di T-More Hotel Kupang sekitar pukul 21.20 Wita. Polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 0,3 gram. Saat ini, MS sudah ditahan di Polres Kupang Kota.

Kapolres Kupang Kota AKBP Anton C Nugroho membenarkan kejadian tersebut.

Oknum pilot Lion Air JT 92 berinisial MS (48) membawa sabu tersebut di dalam dompetnya. Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho mengatakan, sabu itu diselipkan di dompet milik MS yang dibawa dari Tangerang.

"Dia selip sabu di dompet dan membawanya dari Tangerang menuju Kupang. Karena jumlahnya sedikit cukup untuk dimasukkkan ke dalam dompet," ungkap Anthon saat memberikan keterangan di Mapolresta Kupang Kota, Selasa (5/12/2017).

MS kemudian digelandang ke Mapolres Kupang dan ditahan serta diperiksa secara intensif. Selain itu, polisi juga memeriksa tiga orang pegawai hotel sebagai saksi.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu, satu alat isap, satu pemantik gas hijau, sedotan plastik, jarum suntik, satu unit telepon genggam, dan satu botol minuman keras yang sudah diminum.

"Dia dijerat Pasal 112 subsider Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," tuturnya.

Saat ditangkap, pilot yang berasal dari Tangerang Selatan itu, bersama dua wanita. 

"Dua wanita itu rekan kerja tersangka MS. Keduanya merupakan awak kabin di pesawat Lion Air," ujar Kapolres Kupang, AKBP Anthon C Nugroho saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Kupang, Selasa (5/12/2017).

Menurut Anthon, saat penangkapan, kedua wanita itu tidak sekamar dengan tersangka. "Sudah diperiksa dan dilakukan tes urine, kedua wanita itu tidak terlibat narkoba," Anthon menegaskan.

Anthon menambahkan tersangka kapten pilot Lion Air itu positif menggunakan narkoba jenis sabu. Menurut pengakuan, kata Anthon, tersangka mendapatkan narkoba dari Tangerang.

Tersangka juga mengaku baru pertama kali menggunakan narkoba. "Tersangka saat ditangkap baru selesai terbang, posisinya lagi istirahat," kata Anthon.

Dua orang wanita yang berada di dalam kamar hotel bersama pilot Lion Air MS, ketika digrebek Reserse Narkoba Polres Kupang Kota merupakan staf kabin maskapai tersebut.

Keduanya sudah dilakukan tes urin dan negatif tidak mengkonsumsi narkotika, sehingga telah dipulangkan usai diperiksa sejak Senin (4/12) malam.

Kapolres Kupang Kota AKBP Anton C. Nugroho membenarkan bahwa kedua wanita itu merupakan awak kabin maskapai Lion Air, namun saat penggerebekan mereka tidak sedang bersama pelaku MS dalam satu kamar.

"Mereka awak kabin, mereka beda kamar hanya petugas memeriksa kamar mereka. Sementara MS saat digerebek sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu, di dalam kamar juga ditemukan satu botol minuman keras bermerek," katanya.



Loading...
loading...

Leave a Comment