NGEHEEEK! Beginilah Malam Minggu Anak SD Jaman Sekarang

Tapi sepertinya waktu saya SD dulu tidak ada yang seperti ini ya. Zaman kamu SD ada gak? Atau malah kamu sendiri begini ya? Hayooooo…?!!

Belakangan ini banyak sekali foto-foto anak SD yang beredar di Dunia maya, kalau fotonya membanggakan sih masih mending ya. Tapi yang beredar malah yang tembak cinta lah, yang ini lah, yang itulah.

Bahkan kemarin ada juga yang sekilas bikin kita ngakak ya, tapi bisa dikatakan sangat prihatin. Kenapa?? Yah begitu lah, gaya pacaran anak SD lebih dewasa dari orang dewasa itu sendiri. Kok gitu? Gimana gak gitu, coba deh ngakak gak saat membaca anak SD mengatakan begini:  “Kamu tuh bisa gak sih dewasa dikit?”

Ngakak kan, walaupun tertawa dalam hati (emang ada ya, bukannya yang ada Cinta Dalam Hati?). Tapi seharusnya kita prihatin atas kejadian itu.

Nah, kali ini masihhhhhhh seputar anak SD, lihat deh foto di bawah ini:



Lihat foto kiri (kiri monitormu ya) atas, bergandengan tangan membelakangi yang memoto. Kamu pernah foto beginian gak sama si doi kamu? Kalah lu kan?????

Foto di sebelahnya, kanan atas, senyum manis si cewek didampingi si cowok dengan senyum yang gimana ya? Gak tau ngungkapinnya. Menurutmu itu senyum apa? Dilanjutin foto kiri bawah, si cowok mendapat pelukan ‘hangat’ dari si cewek, duhhhhhhhhh…. kesal atau iri lu kalah saing? Ngaku dehhhhhh >.<

Tinky Winky…. Berpelukannnnnnnnn. Latarnya juga kalah mesra lu kan? Nah nah nah ngaku hayooooo??? Sadisnyaaaaa… Berpelukan di depan temannya pulak itu bah (Bahasa Medan sekelak ya :D).

Itu sekedar pencair suasana suasana. Intinya yang ingin saya sampaikan, kenapa anak SD sudah bisa melakukan hal seperti ini di tempat umum bahkan disaksikan teman-temannya?

Saya tidak menyalahkan siapapun, saya tidak menyalahkan mereka, saya tidak menyalahkan zaman, saya tidak menyalahkan orangtua, namun hanya menghimbau kepada orangtua kami, supaya lebih memperhatikan pergaulan anak kita.

Bagaimana mungkin anak akan konsentrasi belajar kalau masih SD saja sudah ‘Digalaukan’ masalah cinta? Bagaimana mungkin anak akan bisa menimba ilmu dari sekolah jika masih SD saja sudah melakukan hal seperti ini?

Sekali lagi, kepada orangtua kami yang sangat kami hormati, mari ya kita sama-sama menjaga anak kita, supaya kelak bisa menjadi generasi yang memang berkualitas (bukan berarti saya berkualitas, tapi setidaknya mencoba untuk ke arah sana).



Loading...
loading...

Leave a Comment