Rumah Ditinggal Mudik, Tulisan di Depan Pagar Ini Bikin Maling Mikir untuk Ngerampok

Ketika lewat di depan sebuah rumah ini, mungkin mata setiap orang akan tertuju pada pesan ini. Mungkin hal ini jadi hal yang jarang terjadi karena mana ada seorang tuan rumah yang memberikan pesan pada seseorang yang pernah menyatroni rumahnya.

Maling atau pencuri adalah sosok yang boleh dibilang paling tak disukai oleh masyarakat. Selain tak disukai, sosok ini juga mengkhawatirkan.

Apalagi, di massa mudik lebaran ini, rumah kosong menjadi sasaran empuk para pelaku. Bagaimana tidak, ia bisa masuk tanpa permisi dan menggondol apa saja yang berharga yang bukan miliknya.

Berbagai cara telah dilakukan oleh tuan rumah untuk mencegah datangnya maling. Antara lain adalah memasang kunci gembok, menutup rapat-rapat pintu di malam hari, atau tak membuat sesuatu yang mencolok di depan rumah.

Kali ini, sebuah rumah mengumumkan jika rumahnya itu sudah pernah dimasuki maling sebelumnya.

Karenanya, sang tuan rumah tak mau hal itu terjadi lagi. Ia pun punya jurus baru agar si maling kapok dan tak datang lagi.

Caranya adalah, ia menempelkan sesuatu di pagar rumahnya. Pesannya ini bisa dibaca oleh siapa saja yang lewat.

"Pesan Untuk Maling/Pencuri

- Jangan mencuri rumah ini lagi karena di dalam rumah ini ga ada barang yang mahal

- Ga ada uang yang tersimpan (alias boke)

- Daripada apes trus ditangkap polisi

- Lebih baik jangan maling di rumah ini

- Kalau dengan pesan ini:

- Ga percaya...yah...udah terserah lah

- Tapi tolong...jangan rusak kunci-kunci gembok

- Saya cape belinya, ga punya uangnya

DILARANG PARKIR DI DEPAN PINTU!!!"

Apakah menurut Anda peringatan ini efektif?

Bagaimana menurut Anda?

 

Peringatan Anak Kos

Tak hanya rumah mewah, ternyata kos-kosan juga kerap kali jadi incaran maling. Padahal, di dalam kos-kosan realatif tidak terlalu banyak barang mewah.

Namun hal itu tidak menyurutkan niat para pelaku maling. Entah karena ada kesempatan atau alasan lainnya, ada saja maling yang nekat mencuri di rumah kos-kosan.

Seperti yang terjadi di tempat kos-kosan anak kuliahan berikut ini.

Karena geram dengan aksi maling tersebut, penghuni kos berniat untuk membuat peringatan. Mereka meminta agar para maling itu tidak mendekati kos-kosan merek. Sebab, mereka tak punya apa-apa yang bisa diambil oleh maling tersebut.

Bahkan, sudah menjadi rahasia umum kalau anak kos kerap hidup pas-pasan. Apalagi mendekati akhir bulan ketika transferan dari orangtua belum tiba. Mereka terpaksa makan mie rebus dari pagi hingga malam hari.

Nah, spanduk peringatan ini sedikit menggambarkan penderitaan mereka. Tapi apakah mungkin maling itu akan mengikuti keinginan mereka?

Begini tulisan lengkap di spanduk tersebut:

Untuk para maling yang terhormat.

Mohon menjauh dari kos ini.

Kami hanya segerombolan anak rantau yang hidup serba pas-pasan.

Tolong bantu kami mewujudkan harapan orangtua kami.

Dari : Anak kos Anggrek

Hingga berita ini dibuat, spanduk yang diposting oleh akun Instagram @raja_ngakak itu telah disukai sebanyak 11 ribu kali dan mendapat beberapa komentar.

Ini kata netizen :

ekman_90: Syukur kalau malingnya gk buta huruf

febbymiranti: Wkwkwk... Pasti motor di parkiran yg sering ilang

rizsalangel: anak2 kos2an sakit hati

velly_mhrn: Setuju deh,emg anak kos slalu pas pasan nggak prnah lbih

adestrinaaa: Malingnya kesono lgsg ngasih beras

vannyyasmine: @permata.septiana wkakakakka mewakili isi hati tak minta ibu kosku bikin yg gede sekalian.(*)

Sumber: Tribunnews

Loading...
loading...

Leave a Comment