Seorang Ibu Tega Lakukan Hal Gila Kepada Anak Balitanya Hanya Untuk Mengancam Suaminya

Sudah menjadi kewajiban orangtua untuk merawat dan menjaga anak-anak mereka. Apalagi seorang ibu. Sebagai sosok yang mengandung dan melahirkan, ibu biasanya paling waspada terhadap keselamatan buah hatinya.

Itulah mengapa anak-anak merasa lebih aman dan nyaman berada di dekat ibu.

Namun apa jadinya jika keselamatan sang anak justru terancam karena ulah ibunya sendiri? Seperti yang terjadi pada sebuah keluarga di Thailand ini.

Seorang ibu tega menyiksa anak balitanya karena sang suami tidak mengangkat telepon. Perbuatan keji ini terekam dalam sebuah video yang sengaja ia tujukan untuk sang suami.

Di awal video, wanita 28 tahun itu tampak sangat marah kepada suaminya. Ia geram dan meminta agar suaminya kembali ke rumah untuk merawat anak mereka bersama-sama.

Usai melontarkan umpatan kepada sang suami, ibu tersebut meluapkan emosi kepada anaknya yang masih berusia 22 bulan.

Ia mengambil sang anak yang tengah duduk di kasur kemudian mengikatkan seutas tali di leher anak tersebut.

Sang ibu kemudian tak segan-segan menggantung anaknya dan menunjukkannya di depan kamera sebagai bentuk ancaman kepada sang suami.

Aksi kejinya ini dilakukan selama tujuh detik hingga sang anak tampak kesulitan bernapas. Ia pun menyudahi aksinya dengan melempar anaknya ke atas kasur.

Melansir World of Buzz dari Oriental Daily, wanita itu juga sempat mengatakan bahwa anaknya bisa hidup karena dia membiarkannya tetap hidup.

Ia kembali mengancam sang suami untuk segera pulang karena jika tidak, dia akan membunuh balita tak berdosa itu.

Beruntung video mengerikan ini ditonton oleh ibu dari sang suami alias nenek balita itu. Sang nenek pun segera meminta bantuan untuk menyelamatkan cucunya.

Setelah sang anak diambil, ibu itu mengaku menyesal atas tindakan yang bisa berakibat fatal.

Dalam sebuah konferensi pers ia mengaku tak dapat mengendalikan emosi saat itu karena menduga sang suami selingkuh.

Loading...
loading...

Leave a Comment