Serius Deh, Ngejomblo Berisiko Mati Muda

Beberapa orang yang ngejomblo atau tidak ada pasangan merasa sangat kesepian. Jika kondisinya demikian, maka ngejomblo akan membuat Anda gampang sakit.

Apa alasannya? Ada sejumlah alasan orang yang merasa kesepian karena ngejomblo jadi gampang sakit. Berikut alasan ngejomblo membuat seseorang gampang sakit seperti dikutip Prevention, Selasa (16/2/2016).

Berat badan bertambah

Kesepian karena ngejomblo dapat membuat seseorang menjadi malas, termasuk memasak. Karena itu, kebiasaan ngemil makanan cepat saji seperti menjadi rutinitas. Akibatnya, mereka yang ngejomblo berisiko mengalami kenaikan berat badan.

Para peneliti dari Quensland University of Techonology mengatakan, orang yang hidup sendiri lebih cenderung menjalan pola makan tidak sehat. Jadi, tetaplah mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga berat badan saat ngejomblo.

Uang habis karena pergi 'terapi'

Sebuah studi dalam Journal of Consumer Research menunjukkan bahwa orang yang kesepian lebih cenderung fokus pada objek material, karena membuat mereka bahagia. Selain itu, jika sudah mengarah pada depresi, mereka membutuhkan terapi untuk mengatasinya.

Menurunkan kemampuan otak

Memiliki pacar atau istri dapat mendorong neuron di otak tetap aktif. Sedangkan, kesepian karena ngejomblo dapat menempatkan Anda pada risiko tinggi mengalami masalah daya ingat. Sebuah studi besar dalam Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry menemukan, seseorang yang hidup sendiri 70-80 persen berisiko mengalami demensia.

Lebih sering sakit

Merasa kesepian karena ngejomblo dapat membuat seseorang mendekam di rumah karena sakit. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Proceeding of the National Academy of Ilmu mengatakan, merasa kesepian meningkatkan risiko kematian sebesar 14 persen. Kesepian karena ngejomblo memicu daya tahan tubuh menurun, sehingga sering merasakan peradangan dan sering sakit.

Loading...
loading...

Leave a Comment