Tidak Tahan Lihat Pasien Cantik, Perawat Rumah Sakit di Surabaya Ini Melakukan Pelecehan

Sebuah video tangisan seorang pasien yang mengaku mengalami pelecehan seksual di sebuah rumah sakit di Surabaya beredar viral di masyarakat. Yang mencengangkan adalah pelaku pelecehan itu tidak lain adalah seorang perawat pria yang bertugas di rumah sakit tempat wanita itu di rawat.

Video tersebut ramai dibicarakan setelah beredar luas melalui media sosial hingga WhatsApp group. Awalnya, dua video pelecehan tersebut diunggah di akun Instagram milik korban. Video pertama menampilkan korban yang berada di atas ranjang dengan tangan masih diinfus. Pasien perempuan itu tampak menangis dan diapit dua perawat wanita yang mencoba menenangkannya. Dia kemudian menunjuk seorang perawat laki-laki di depannya.

Sembari menangis, wanita berambut panjang itu mencecar pertanyaan kepada seorang perawat pria yang ada di depannya. Bahkan, wanita itu menyebutkan jika si perawat pria telah memasukan tangannya ke dalam baju dan memegang bagian dadanya.

“Kamu ngaku dulu apa yang kamu perbuat, kamu ngaku dulu,” kata si pasien perempuan menghardi perawat pria yang telah melakukan pelecehan seksual kepadanya.

Bahkan, si pasien perempuan tersebut menyebutkan jika pelecehan seksual yang dilakukan perawat pria itu tidak hanya sekali. Sang perawat bahkan disebut-sebut dua kali menyelipkan tanyannya ke dalam baju yang dikenakan pasien.

“Kamu masukin tangan kamu dua kali. Kamu ngaku dulu,” imbuh si pasien pasien.

“Saya khilaf, saya minta maaf,” jawab pria tersebut.

Namun, si pasien cantik yang berambut panjang itu terus juga menghardik si perawat pria yang berperawakan tambun itu. Bahkan si pasien perempuan juga menyampaikan jika sang perawat pria itu tidak hanya memegang, melainkan melakukan perbuatan lebih jauh.

“Kamu remas-remas juga. Kamu putar-putar (sensor) saya kan, ngaku,” hardiknya lagi.

Perawat pria yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual itu hanya diam dan menunduk. 

Perawat itu kemudian mengulurkan tangan untuk meminta maaf kepada pasien perempuan itu. Dia kemudian berkeliling untuk menyalami keluarga pasien perempuan lainnya yang berada di kamar rumah sakit tersebut.

Dalam captionnya, akun instagram yang diduga milik pasien wanita ini menulis: 

"Dalam keadaan sakit tak berdaya masih terpengaruh obat bius ada saja oknum perawat lelaki yang nakal tega melecehkan , pasien harus dilindungi bukan dilecehkan !!!,". 

Lalu, di unggahan lain dia juga menulis: 

"Pantaskah seorang pasien yang lemah tak berdaya mendapatkan perlakuan pelecehan seperti ini ?!,". 

Video tersebut memicu kemarahan warganet di Instagram. Kebanyakan mereka mendesak agar korban melaporkan tindakan itu ke polisi.

"Lapor polisi saja Mbak, biar jera itu perawaat tidak punya etika!" ujar netizen bernama Rika di kolom komentar video tersebut.

"Laporin aja Mbak, biar jera sekalian. Biar oknum-oknum perawat nakal lainnya yang seperti ini enggak meremehkan. Saya yakin banyak oknum seperti ini di rumah sakit lain. Harga diri kita sebagai wanita jangan mau dilecehkan!" ujar komentar lainnya.

Porestabes Surabaya menyatakan telah mengetahui video yang beredar tersebut. Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan, pihaknya kini tengah mendalami isi dari video tersebut.

"Kami dalami video ini," kata Sudamiran kepada kumparan

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui di rumahsakit mana pasien yang mengalami pelecehan seksual itu dirawat. Video tentang pengakuan pasien yang dilecehkan ini diunggah oleh akun Twitter @Michael24007966 pada Rabu (24/1/2018) malam. 

Tidak sedikit netizen yang geram melihat ulah perawat laki-laki ini. 

Bahkan mereka meminta sang pasien wanita yang menjadi korban p[elecehan melaporkannya ke polisi. 

@rika_iskan: Lapor polisi aja mba biar jera itu perawat gapunya etika!

@vjnoviita: Greget lihat ny kakk .. pingin lempar tuh muka laki2

@ermajuniarti_fathoni: Laporkn k polisi aj mbak.. dasar otak mesum.. ambil kesempatan dlm kesempitan..

@denasopiyan: Lapor mbak jangan di biarin nti ke enakan, sampe di puter puter tuh emng nya sumbu komporrr

@devi.aja: Psti g bkalan kapok ni org kpn hri gni lg klo g diproses hukum

Loading...
loading...

Leave a Comment