Trenyuh, Kisah Bocah 13 Tahun! Sekolahkan Adik, Wisnu Keliling Kampung Jualan Sate Ayam

Pepatah mengatakan jika "hidup adalah perjuangan" itu sebarnya adalah benar adanya, memang benar hidup itu membutuhkan perjuangan ekstra keras untuk mendapatkan kehidupan yang di inginkan.

Wisnu. Usiaya memang baru 13 tahun. Tapi dia sudah menjadi tulang punggung keluarga. Saban hari, dia harus mencari nafkah dengan berkeliling menggunakan sepeda, menjual sate ayam.

Bocah yang tinggal di Dusun Bantarsari, Cikeusal Kidul, Ketanggungan, Brebes, ini rela harus mengayuh sepeda butut dengan membawa kerombong sate. Saban hari, tak kurang 13 kilometer jalan yang dia susuri.

Meski demikian, Wisnu menjalani hari-harinya dengan riang. Saat menjajakan sate, dia selalu tersenyum kepada para pelanggan.

Seperti halnya bocah cilik yang berprofesi sebagai penjual Sate keliling ini, di mana bocah yang tinggal di Dusun Bantarsari RT3/4 Cikeusal Kidul, Ketanggungan, Brebes ini rela mengayuh sepeda bututnya dengan membawa kerombong sate sejauh 13 Km untuk menjajakan sate dagangannya.

Bocah berusia 13 tahun bernama Wisnu si penjual sate keliling ini merupakan tulang punggung keluarga, meski usianya baru 13 tahun namun dirinya sudah harus membanting tulang demi bisa mendapatkan uang untuk menghidupi adiknya dan juga neneknya yang sudah tua.

Berawal dari sebuah postingan dari grup Facebook Info Cegatan Jogja ( ICJ ) kisah bocah cilik bernama Wisnu ini kini bisa menjadi Inspirasi dan juga Motivasi bagi banyak orang di luar sana, yang mana hidupnya bisa dibilang lebih mapan dan lebih enak ketimbang kehidupan yang sedang dilalui oleh Wisnu.

Miris rasanya jika melihat anak - anak kecil usia 13 tahun yang hanya taunya minta uang untuk jajan dan tidak pernah memikirkan masa depannya dan bahkan suka membolos, cobalah lihat Wisnu yang mana dirinya sudah mulai mencari uang demi bisa mendapatkan uang demi menghidupi adik dan juga neneknya.

Dalam satu hari Wisnu bisa berkeliling kompleks dan juga desa - desa yang ada di daerahnya tinggal hingga 13 Km jauhnya. dengan bermodalkan sepeda yang sudah terlihat butut Wisnu menjalani kesehariannya dengan senang dan gembira bahkan kala menjajakan sate dagangannya Wsinu selalu tersenyum kepada para pembeli sate dagangannya yang mana mayoritas tidak mengetahui sebarnanya beban yang ditangguh oleh Wisnu.

Yuk mari sobat di bantu share postingan ini agar banyak orang - orang yang peduli terhadap Wisnu dan memberikan bantuan nya dengan cara datang langsung ke tempat Dusun Bantarsari RT3/4 Cikeusal Kidul, Ketanggungan, Brebes. semoga niat baik anda akan selalu mendapatkan pahala, berkah dan menjadi amal baik bagi sobat semuanya :)



Loading...
loading...

Leave a Comment